INGIN BERBAGI
Turorial Pembuatan Windows 7 Live Cd
Pada postingan Kali ini saya akan coba berbagi sedikit trik membuat windows 7 live cd, seperti hal’a windows live xp yg sudah dibahas pada postingan sebelumnya, disini kita akan menjalakan sistem operasi windows 7 secara live melalui cd, jadi tidak perlu instalasi.
Sedikit Perbedaan dari live xp dan live 7, live xp tidak bisa menditeksi hardisk sata/ahci, sedangkan live 7 bisa menditeksinya.
Kegunaan dari windows 7 live :
· Sebagai sarana penyelamatan data.
mengalami kegagalan pada sytem operasi, dimana windows tidak lagi bisa booting dan masuk ke desktop akibat virus maupun malware.
· Untuk membasmi virus secara manual
· Portabilitas
Dengan Windows live tentu saja kita bisa membawa kemana-mana system operasi kita beserta aplikasi portablenya. Dan menjalankanya pada komputer yang meskipun tidak terinstal windows di dalamnya.
Untuk cara pembuatannya, siapkan bahan-bahan seperti dibawah ini :
DVD master windows 7 (bajakan / original, terserahhh dehhhhh)
Winbuilder Download 867kb
DVD Blank (untuk ngeburning live windows nya)
Koneksi internet (untuk mendownload projectnya)
Sebungkus Rokok (masalahnya untuk membuat project nya lamaaaa bangettt, suntuk low g sambil ngeroko (^_^).
Kopi, teh manis atau minuman apa ke, (emang g haus gitu, ngeroko mulu)
Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik 2 kali, winbuilder.exe, yang tadi sudah di download
Setelah klik 2 kali winbuilder.exe, maka akan keluar tampilan seperti diatas, yang mengarahkan kita kepada form “download center”, silahkan pilih/cheklist project yang kita butuhkan untuk membuat windows 7 live, untuk keterangan project nya seperti dibawah ini :
Project-project WinBuilder
LiveXP : Berbasis nativeEx, berisi kumpulan banyak program2 yg diperuntukkan untuk keperluan 'computer repair & administration'.
MultiPE Leopard : Live CD/DVD yang bisa dibuat dari source2 Windows 7 atau Vista.
nativeEx_multiPE : Live CD/DVD / UFD yang bisa dibuat baik dari source Windows XP, Windows 2003, Vista, atau Windows 7 x86.
NaughtyPE : Windows XP PE boot disk yang dilengkapi dukungan untuk fitur2 sound & multimedia lainnya.
VistaPE CAPI : Berbasis VistaPE, VistaPE CAPI sudah disempurnakan dari project aslinya & support untuk versi WinBuilder yang lebih baru.
Win7PE_SE : Live CD/DVD yang bisa dibuat baik dari source2 Windows 7 atau Vista. Serupa dengan Multi 7PE.
BartPEcore : project yang menjalankan bartPE dari dalam WinBuilder.
BB-7PE : Rescue PE yang berbasis Windows 7 & menggunakan bbLean sbg shell-nya.
Multi 7PE : (lebih dikenal dengan Win7PE) - Live CD/DVD yg bisa dibuat baik dari source Windows 7 atau Vista.
NativeEx : Windows XP PE boot disk yang berukuran mini (~50Mb).
PicoXP : Boot disk minimalis berukuran 14 MB berbasis XP.
ReactOS Live CD : Berbasis OS ReactOS yang open-source.
UXP : Berbasis Windows XP untuk membuat CD/DVD multiboot & sudah mengikutkan LiveXP dan WinRoot didalamnya (termasuk nLite, dll).
VistaPE : Berbasis Wndows PE 2.0 (termasuk DVD Vista dan WAIK).
Win7RescuePE : Live CD/DVD yang berbasis Windows 7.
2. Setelah menentukan project yang akan digunakan, kemudian klik tombol download yang ada di pojok kiri bawah.
3. Sambil menunggu download project selesai, lebih baiknya nyalahkan dulu rokok yang sudah disiapkan, + minumannya..., summmpaahhh bakalan lamaaaaaa bangettttt, apalagi low koneksinya sekenceng keong (^^).
4. Setelah project berhasil kita download, maka akan diarahkan pada form winbuilder
5. Masukkan DVD Master Windows 7, kemudian klik tombol “Source”
· Pada “Source Directory” arahkan pada Drive DVD Master windows 7.
· Target Directory, biarkan saja default nya.
· Iso File, arahkan pada Drive tempat kita akan menyimpan hasil Windows Livenya.
6. Kemudian pilih/klik Tombol “PLAY” yang ada di pojok kanan atas form winbuilder, tunggu hingga proses selesai.
7. Jika prosesnya pembuatan selesai, maka pada drive tempat kita menyimpan file windows live, akan ada 1 file baru yang ber extensions “.ISO”
8. Jika seluruh proses selesai, Burninglah file yang sudah dibuat, kedalam DVD Blank, yang disiapkan.
Rabu, 08 Februari 2012
Minggu, 22 Januari 2012
Membuat komputer tahan virus
Membuat komputer tahan virus
Ada bbrapa cara untuk mengisolasi komputer kita:
1)Dan langkah pertama untuk mengisolasi komputer kita dari serangan virus adalah dgn menonaktifkan fitur AUTO RUN ato AUTO PLAY krn sehebat apapun anti virus dan pertahanan komputer yg kita miliki,bila kedua fitur tsb masih aktif maka tdk ada manfaatnya,krn autoplay ibaratnya adalah jalan pintas untuk masuk keruang utama,jdi bisa anda bayangkan sendiri akibatnya bila ada orang yg bisa memanfaatkan hal tsbt.
untuk memahami bagaimana cara menonaktifkan auto play klik link dibawah ini:
Memang benar, sekarang windows 7 merupakan windows terbaru keluaran raksasa perusahaan software microsoft yang saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan promosi kepada dunia tentang kelebihan windows 7 dibanding dengan windows versi sebelumnya. Tapi tidak dapat dipungkiri pengguna Windows XP masih merupakan penyumbang terbesar penggunaan operating system di Indonesia (bahkan di dunia) saat ini.
Ada banyak sekali fitur dari windows XP yang dapat kita manfaatkan untuk memudahkan kita dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari baik di rumah maupun di kantor. Salahsatu fasilitas yang dapat kita manfaatkan adalah fasilitas autoplay pada saat kita memasukkan CD, flash disk atau media peyimpanan lain ke komputer atau notebook yang kita miliki. Dengan fasilitas ini kita dapat memilih aplikasi/program apa yang akan kita gunakan CD yang baru saja kita masukkan. Tetapi, pada saat yang lain mungkin fasilitas autoplay ini malah mengganggu karena sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkannya.
Anda bisa saja menonaktifkan fasilitas ini apabila tidak menginginkannya karena mungkin fasilitas autoplay ini sangat mengganggu anda disetiap anda menggunakan PC atau notebook. Untuk menonaktifkannya, ikuti petunjuk berikut ini :
Apabila anda ingin kembali mengaktifkannya, coba ulangi langkah-langkah di atas dan rubah setting Enable menjadi Disable atau Not Configured.
Selamat mencoba dan perbaharui terus pengetahuan anda tentang dunia komputer dan teknologi dengan mengkuti update blog ini
Pada artikel terdahulu, kami pernah membahas bagaimana Cara Menonaktifkan Auto Play di Windows XP, kali ini kami coba memberikan tutorial bagaiamana menonaktifkan fitur AutoPlay di Windows 7.
Bagi anda yang belum tahu apa itu AutoPlay (istilah lainnya adalah AutoRun), adalah sebuah window yang akan keluar ketika anda menghubungkan sebuah media penyimpanan portable sepeti Flash Disk, Memory Card, Card Reader, Hardisk Eksternal ke komputer atau notebook. Hal ini juga berlaku ketika anda memasukkan kepingan CD atau DVD ke CD Rom atau DVD Rom drive.
Fitur AutoPlay pada windows memang akan memudahkan anda saat membuka isi dari Flash Disk atau CD yang baru anda miliki. Tetapi, ada kalanya fasilitas ini malah mengganggu kenyamanan anda saat berinteraksi dengan komputer. Jika anda ingin menonaktifkan fitur tersebut pada Windows 7, ikuti petunjuk singkat berikut ini.
Menonaktifkan Autoplay pada Windows XP
Ada banyak sekali fitur dari windows XP yang dapat kita manfaatkan untuk memudahkan kita dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari baik di rumah maupun di kantor. Salahsatu fasilitas yang dapat kita manfaatkan adalah fasilitas autoplay pada saat kita memasukkan CD, flash disk atau media peyimpanan lain ke komputer atau notebook yang kita miliki. Dengan fasilitas ini kita dapat memilih aplikasi/program apa yang akan kita gunakan CD yang baru saja kita masukkan. Tetapi, pada saat yang lain mungkin fasilitas autoplay ini malah mengganggu karena sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkannya.
Anda bisa saja menonaktifkan fasilitas ini apabila tidak menginginkannya karena mungkin fasilitas autoplay ini sangat mengganggu anda disetiap anda menggunakan PC atau notebook. Untuk menonaktifkannya, ikuti petunjuk berikut ini :
- Klik tombol Start, kemudian klik Run.
- Ketik gpedit.msc kemudian klik OK atau tekan tombol Enter pada keyboard.
- Setelah Group Policy keluar, pilih Administrative Templates, kemudian pilih System pada bagian kiri.
- Klik dua kali Turn Off Autoplay pada sebelah kanan jendela Group Policy.
- Beri tanda pada Enable, kemudian pilih drive yang
ingin anda nonaktifkan fasilitas Autoplay-nya. Klik All drives untuk
mematikan fasilitas Autoplay pada semua drive di PC atau notebook anda.
- Akhiri dengan menekan tombol OK.
Apabila anda ingin kembali mengaktifkannya, coba ulangi langkah-langkah di atas dan rubah setting Enable menjadi Disable atau Not Configured.
Selamat mencoba dan perbaharui terus pengetahuan anda tentang dunia komputer dan teknologi dengan mengkuti update blog ini
Disable AutoPlay AutoRun di Windows 7
Bagi anda yang belum tahu apa itu AutoPlay (istilah lainnya adalah AutoRun), adalah sebuah window yang akan keluar ketika anda menghubungkan sebuah media penyimpanan portable sepeti Flash Disk, Memory Card, Card Reader, Hardisk Eksternal ke komputer atau notebook. Hal ini juga berlaku ketika anda memasukkan kepingan CD atau DVD ke CD Rom atau DVD Rom drive.
Fitur AutoPlay pada windows memang akan memudahkan anda saat membuka isi dari Flash Disk atau CD yang baru anda miliki. Tetapi, ada kalanya fasilitas ini malah mengganggu kenyamanan anda saat berinteraksi dengan komputer. Jika anda ingin menonaktifkan fitur tersebut pada Windows 7, ikuti petunjuk singkat berikut ini.
Cara Pertama.
- Buka Control Panel.
- Cari dan klik Hardware and Sound dan kemudian klik AutoPlay.
- Jika ingin menonkatikan, hilangkan tanda “Check Box” pada bagian Use AutoPlay for All Devices dan klik Save.
- Jika ingin mengaktifkan kembali Autoplay, beri tanda “Check Box” pada Use Use AutoPlay for All Devices dan klik Save.
Cara Kedua.
- Klik tombol Start.
- Pada bagian “Search Box”, ketik gpedit.msc kemudian tekan tombol enter.
- Cari bagian Computer Configurations, Administrative Templates, Windows Components, AutoPlay Policies dan terakhir Turn Off AutoPlay.
- Untuk menonaktifkan AutoPlay, beri tanda Enable kemudian klik tombol OK atau Apply.
- Untuk mengaktifkan kembali, klik tombol Disable dan klik tombol OK.
2) Jgn menghubungkan komptr dgn atopun mencolokan Flashdisk dan USB ke komptr: jgn menjalankan CD/DVD di komptr.....hehehe'sebuah pilihan yg sangat sulit dan hampir tdk mungkin dilakukan.okay.....okay....klo memang anda tdk bisa dgn cara yg no 2(dua) silahkan pilih dgn cara yg no 4(empat) dan 5(lima).sedangkan dgn cara nomor 3(tiga) cukup anda baca dan anda kenali saja tapi klopun tetep ingin mengunakan dgn no 3(tiga) silahkan saja......biar lebih kuat kaleeeee.........
3)Dengan menggunakan aplikasi DEEP FREZEE dan sejenisnya:
tpi brdasrkn pengalaman saat mengutak atik komputer diwarnet yg kebanyakan telah di instal DEEP FREZZE ternyata virus masih bisa aktif di komputr krn baik DEEP FREZEE maupun Virus brjlan pada OS yg sama,selain itu virus varian baru sdh dirancang untuk menyerang dan memanipulasi pd system KERNEL .dan SYSTEM REGESTRY, yg merupakan otak dan System saraf pd sebuah OS,bayangkan sebuah tentara yg hebat sekelas Rambo atopun Unisol kemudian brhasil kita HIPNOTIS(krn system otak&Saraf sdh lumpuh) maka dgn mudah mrka kita kendalikn.jdi DEEP FREZEE tdk banyak mmbantu pada tahap ini.
4)Dgn menggunakan SANDBOX:
bila kita menggunakan sandbox maka yg kita isolasi adlah program/aplikasi yg kita instal pd komputr,hal ini sprti sebuah ruang tamu pada rumah kita,jadi tamu tdk bisa masuk keruang utama dari rumah kita,demikian juga dgn SANDBOX menyediakan sebuah ruangan khusus pada komputer kita untuk menjalankan brbagai macam aplikasi dan program sehingga program trsebut tdk berhubungan langsung operating system ato windows.perbedaan dgn SANDBOX & DEEP FREZEE adalah bila DEEP FREZEE mengisolasi system operasi/windows pada komputer sedangkan SANDBOX mengisolasi program dan aplikasi yg kita jalankan pada komputer.untuk mengenal lebih dlam ttg SANDBOX silahkan klik link dibawah ini: http://farindiya.wordpress.com/2010/07/06/mengenal-aplikasi-sandbox/
5)ini adalah program isolasi yg paling saya andalkan yaitu VIRTUAL BOX/VIRTUAL MACHINE.
dengan virtual machine kita membuat sebuah ruangan khusus yang 100% mirip dgn operating system yang kita jalankan,jdi dalam komputer kita trdapat dua OS yaitu satu sbgi komputer utama dan yg kedua adlah komputr virtual yg kita gunakan untuk menjalan berbagai program ato aplikasi yg kita jalankan.Inti dari virtual PC ini adalah, kita menjalankan virtual operating system di dalam system operasi yang sedang kita jalankan sekarang. SO yang dijalankan bisa Linux atau Windows. Kita bisa melakukan apa saja di dalam virtual PC seperti kita sedang menjalankan komputer sekarang. Semua perubahan yang dilakukan di dalam virtual PC tidak akan mempengaruhi system komputer kita.
I. Langkah - langkah seting VMware:
1. Dianggap VMware udah di Instal di PC anda.
2. Buka VMware
3. Klik New Virtual Machine
4. Muncul menu New Virtual Machine Wizard.
5. Klik next pilih typical
6. Klik next disini kita ambil contoh kita mau instal windows Xp maka pada menu ini kita pilih microsoft windows.
7. klik next disini anda bisa memberi nama virtual machine nya jika gak mau repot klik next aja.
8. Klik next akan muncul menu network conection pilih aja use briged networking
9. Klik next muncul menu disk capasity dimana anda bisa mesting kebutuhan disk yang di perlukan.
10. Klik Finish. kemudian close. Seting tahap awal selesai.
1. Asumsi tahap I sukses kita lakukan.
2. Siap cd xp ato file win xp dalam bentuk iso.
3.Kita lnjutkan tahap I.
4. klik 2x di bagian cd rom maka muncul menu cd rom
5. Pada menu cd rom kita tentukan win yang mau di intal di di letakan di mana. Jika di cdrom maka kita pilih use physical drive. Jika winya dalam bentuk iso dan di letkan di HD, maka kita pilih use iso image. Terus pencet OK
Dalam contoh ini saya gunakan file win iso.
6. Karena pc saya gak ada flopynya maka pada menu flopy kita off kang dengan cara. klik 2 x flopy terus connect at power on kita hlangkan centangnya. Terus pencet ok.
7. Ok proses instalsi bisa kita mulai dengan pencet tombol start. muncul box klik ok aja.
8. Maka proses instalasi di mulai................ikuti langkah-langkahnya seperti instal windows biasa. oh ya untuk keluar dari menu VMware pencet ctrl + alt bersamaan. karena apa bila kita aktifkam VMware maka fungsi mose dan sebaginya di ambil VMware.
9. Selamat membuktikan.
Jadi aman jika mau install software, tes networking, bahkan menjalankan virus saja tidak apa-apa. Semua tidak akan berpengaruh kepada sistem operasi yang kita pakai sekarang. untuk mengenal dan memahani ttg virtual machine silahkan klik link dibawah ini:
http://www.itv-gear.com/virtual mengenal dan memahani ttg virtual machine
silahkan klik link dibawah ini:box-menjalankan-sistem-operasi-dalam-sistem-operasi.html
http://www.agusbagus.com/free-online/antivirus-paling-bagus.html
Nah bila anda sdh paham maka komputer anda untuk sementara aman dari virus...hehehehe
Amankan Windows dengan MEMET
posted by Willy Saefurrahman on Friday, January 21, 2011 19:08:10 in Asâtîdz with Comment Off
Perkenalkan MEMET *pun intended*. What is that weird name?
Tenang saja, namanya tidaklah seperti nama orang di Indonesia,
khususnya orang Betawi, karena MEMET di sini adalah singkatan dari Microsoft Enhanced Mitigation Experience Toolkit.
Fitur keamanan dalam Windows 7
Microsoft memperkenalkan banyak fitur
keamanan untuk Windows 7, tapi bila ditilik secara arsitekturnya,
platform Windows 7 tidak banyak berbeda dari generasi pendahulunya. Kita
bisa mendapati Data Execution Prevention (DEP yang sudah ada dari
Windows XP Service Pack 2), Address Space Layout Randomization (ASLR
dari Vista), User Account Control (UAC juga dari Vista), hingga Internet
Explorer Protected Mode (IEPM juga dari IE7/Vista).
Hingga sekarang memang tidak ada antivirus
yang secara default terinstalasikan dalam Windows 7 (dan versi-versi
sebelumnya), meski beberapa bulan yang lalu Microsoft menawarkan
Security Essentials untuk digunakan bila kita memilih Microsoft Update. Okay, let’s start discussing about The security model in Windows 7.
DEP
Apa sih Data Execution Prevention
itu? Hmmm, membahas cara kerja dan arsitektur DEP mungkin butuh waktu
yang cukup lama. Tapi, DEP memungkinkan beberapa area dalam memori
sistem yang harusnya hanya berisi data untuk tidak dapat dieksekusi
sebagaimana instruksi. Hal itu bisa mengurangi serangan dengan cara
Buffer Overflow. (Cara kerja DEP secara detil bisa dilihat di Microsoft
Technet: Bagian 1 dan Bagian 2)
Address Space Layout Randomization (ASLR)
ASLR
adalah fitur yang lebih canggih lagi, karena area-area yang sudah
diproteksi oleh DEP diacak sedemikian rupa agar tidak mudah ditebak oleh
sang penyerang. Namun, sayangnya tidak semua aplikasi mendukung fitur
canggih ini. Fitur ini baru diperkenalkan semenjak Vista. (Cara kerja
ASLR dapat dilihat di http://www.symantec.com/avcenter/reference/Address_Space_Layout_Randomization.pdf)
Lantas, apa fungsi MEMET
Nah, datanglah MEMET. Alat bantu kecil ini
bisa memperluas aplikasi yang belum mendukung DEP dan ASLR (utamanya
adalah aplikasi lama) agar seolah-olah memiliki dukungan terhadap dua
fitur keamanan tersebut. Dengan menggunakan Memet, program dalam
komputer ber-Windows kita relatif lebih kebal dari serangan berbasis Zero Day Attack atau cara-cara exploit yang sudah diketahui seperti HeapSpray, Buffer Overflow,
dan masih banyak lainnya. Karena keamanan adalah sebuah proses, maka
Microsoft pun menyadari hal itu dan bakal memperbarui Memet dengan
teknik serangan yang baru ditemukan.
How do I work with EMET?
1. Unduh dan instalasikan Emet dari http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=c6f0a6ee-05ac-4eb6-acd0-362559fd2f04


2. Jalankan EMET melalui menu Start–>Enhanced Mitigation Experience Toolkit–>EMET 2.0. Jawab pertanyaan dari User Account Control dengan Yes.

3. Jendela EMET pertama kali akan
menunjukkan status semua aplikasi yang sedang berjalan dan juga status
sistem operasi, apakah sudah dilindungi dengan menggunakan fitur
keamanan tingkat lanjut atau tidak. Kita juga bisa lihat pada tabel
proses di bawah, beberapa aplikasi tidak dilindungi oleh DEP, sehingga
kemungkinan untuk dieksploitasi semakin besar.

Bila hendak mengonfigurasikan sistem, maka tekan tombol Configure System. Kotak dialog seperti di bawah ini akan Anda lihat. Anda bisa mengaktifkan konfigurasi maximum security, atau memilih konfigurasi terserah Anda. Dalam contoh ini, saya akan menggunakan konfigurasi Maximum Security, yang akan mengaktifkan fitur DEP, ASLR, dan SEHOP.

Anda pun dapat menambahkan aplikasi yang dilindungi secara khusus oleh EMET, dengan cara memasukkan entrinya di Configure Apps. Kotak dialognya seperti di bawah ini. Tambahkan aplikasi dengan menekan tombol Add, dan kita pun berhak memilih fitur keamanan apa yang dapat diagunakan oleh aplikasi yang bersangkutan.

Bila hendak mengonfigurasikan sistem, maka tekan tombol Configure System. Kotak dialog seperti di bawah ini akan Anda lihat. Anda bisa mengaktifkan konfigurasi maximum security, atau memilih konfigurasi terserah Anda. Dalam contoh ini, saya akan menggunakan konfigurasi Maximum Security, yang akan mengaktifkan fitur DEP, ASLR, dan SEHOP.
Anda pun dapat menambahkan aplikasi yang dilindungi secara khusus oleh EMET, dengan cara memasukkan entrinya di Configure Apps. Kotak dialognya seperti di bawah ini. Tambahkan aplikasi dengan menekan tombol Add, dan kita pun berhak memilih fitur keamanan apa yang dapat diagunakan oleh aplikasi yang bersangkutan.
4. Restart Windows Anda. Setelah restart,
Anda pun bisa melihat semuanya telah “hijau” dan tentunya sudah
diperketat sistem keamanannya.

Hasilnya
Saya sempat menguji sistem Windows XP Service Pack 3 (fully patch) dalam virtual machine dengan dan tanpa EMET melalui tool exploit Metasploit.
Hasilnya, EMET mengurangi serangan secara signifikan. Efektif, untuk
sekedar mitigasi serangan. Tentu saja, hal itu lebih efektif lagi mana
kala kita sudah menggunakan “least privilege“, yakni dengan menggunakan user tanpa hak yang tinggi (ini diwujudkan dalam bentuk User Account Control). Tentu harus ditambah dengan anti-malware yang up-to-date dapat mengurangi attack vector secara lebih signifikan lagi. Dalam Windows 7 pun sedemikian efektif.
Jadi, tunggu apa lagi? panggil memet dan amankan Windows Anda. 
download emet di sini
http://www.4shared.com/account/home.jsp#dir=402444750Cara mengamankan komputer
PERHATIAN: CARA CARA DIBAWAH INI HANYA BERGUNA BILA KOMPUTER/LAPTOP ANDA 100% TDK DAPAT DIAKSES.
kali ini saya akan memberikan cara bagaimana mengamankan agar ato boleh dikata ini merupakan langkah preventiv alias sedia payung sebelum hujan trhadap komputer anda bila suatu saat ato tiba tiba komputer anda mengalami hang/error gara gara diserang virus1)Siapkan Driver backup kompter anda,krn driver atau device driver dalam bahasa Indonesia adalah pengendali perangkat keras, driver merupakan istilah teknologi informasi yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras.
Perlu diketahui bahwa sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa adanya driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver, umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras.
perlu diketahui juga perangkat keras komputer umumnya membutuhkan abstraksi. Perangkat yang sama saja mungkin dapat berbeda. Para pembuat perangkat keras merilis model-model baru yang menyediakan reliabilitas yang lebih baik atau performa yang lebih tinggi. Model baru tersebut seringnya dikontrol secara berbeda dari model yang sebelumnya. Komputer dan sistem operasi komputer tidak dapat diharapkan untuk mengetahui bagaimana cara kerja perangkat tersebut, apalagi jika memang terdapat banyak perangkat, baik itu untuk saat ini maupun untuk masa yang akan datang.
pengertian driver dan fungsi driver komputer
Untuk menyelesaikan masalah seperti ini, sistem operasi pun membuat sebuah spesifikasi tentang bagaimana setiap perangkat dapat diatur oleh sistem operasi. Device driver, dibuat dengan tujuan untuk mentranslasikan fungsi-fungsi sistem operasi ke dalam perintah yang dimiliki oleh perangkat yang bersangkutan. Secara teoritis, sebuah perangkat yang baru, yang umumnya dikontrol dengan menggunakan cara yang baru dapat bekerja dengan normal jika memang terdapat device driver yang cocok. Driver yang baru ini akan menjamin bahwa perangkat yang bersangkutan dapat beroperasi seperti biasa dari sudut pandang sistem operasi.
semoga artikel tentang pengertian driver dan fungsi driver diatas bisa bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan.
ibaratnya otot pada tbuh kita jdi tanpa driver komptr kita akan Out of service alias tdk bisa digunakan,untuk mmbackup anda bisa mnggunakn DriverMAXX,dan simpan hasil backup anda ke intrnet krn lebih aman tahan lama Jadi bila sewaktu waktu anda butuh anda tinggal download aja.
untuk mengenal dan bagamana membackup driver silahkan klik link dibawah ini:
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-driver-dan-fungsi-driver-pada-komputer/
http://freewareforall.blogspot.com/2008/10/cara-mudah-back-up-driver-windows.html
http://blog.fastncheap.com/backup-driver-windows-menggunakan-drivermax/
http://blog.fastncheap.com/backup-driver-windows-menggunakan-drivermax/
#simpan hasil driver backup pada internet ato imel anda krn lebih tahan lama juga aman,jdi jika sewaktu waktu anda butuh anda tinggal download dan pakai aja.
2)Siapkan CD/DVD BACKUP RECOVERY secara singkat membackup recovery adalah anda membuat duplikat windows ato system anda jadi jika sewaktu waktu anda butuh anda tinggal menginstal ato merecovery aja.ada banyak aplikasi untuk membackup recovery system kita anda tinggal gogling aja ato klik link dibawah ini:
http://blog.fastncheap.com/membackup-data-dengan-macrium-reflect-free-edition/#more-9973
http://agussale.com/cara-membuat-backup-windows-7
http://www.pusatgratis.com/software/backup-dan-amankan-data-anda-dengan-easeus-todo-backup-home.html
#dan jangan lupa menyimpan hasil backup pda partisi yg lain ato lebih baik simpan hasil backup ke EKSTERNAL HARDISK
3)Siapkan CD LIVE windows,krn cd live ini brguna sekali ketika kita tdk bisa mengakses hardisk secara normal,padahal kita butuh data data yg ada di dalamnya,maka saat itulah kita mbutuhkan CD LIVE untuk mengakses Hardisk via CD/DVD,untuk memahami apa itu cd live silahkn klik Link dibawah ini.
http://www.pusatgratis.com/software/backup-dan-amankan-data-anda-dengan-easeus-todo-backup-home.html
Cara Membuat Windows Live CD dengan BART PE
System Operasi Live CD adalah System Operasi yang dapat langsung dijalankan di CD, tanpa perlu bantuan HardDisk. Salah satu perusahaan yang telah memasuki teknologi ini adalah Linux, misalnya Knoppix, Fedora Core dll. Dengan System Operasi Live CD, anda dapat menghapus jejak-jejak file Induk Virus dengan sangat mudah. Hanya butuh sedikit waktu, maka bibit-bibit Virus itupun dapat segera dilenyapkan. Sekedar mengingatkan, System Operasi Live CD ini hanya digunakan untuk menghapus file-file Induk Virus. Baik itu yang hidden maupun super hidden. Sedangkan untuk perbaikan Registry-nya dibutuhkan media lain, misalnya HijackThis, Script, OptixPro Trojan, dll. Banyak cara untuk membuat Windows Live CD, di antaranya yaitu dengan bantuan Software Pebuilder, prosesnya ternyata cukup mudah. Salah satu cara membuat Windows Live CD yaitu dengan bantuan Software BartPE yang bisa di Download Disini
Berikut langkah-langkahnya :
Install pebuilder.exe, sampai selesai.
Klik I agree
Isi ruang yang tersedia lalu klik Build, dan klik Yes pada konfirmasi yang muncul :
Biarkan proses berjalan hingga selesai
Jika sudah selesai, akan ditandai dengan tulisan Saved this log to : dibagian akhir proses.
ATO BISA JUGA INI:
Apa itu live CD
Istilah live CD sering kita dengar pada linux, contohnya adalah linux Knoppix. Tetapi saat ini hampir semua Linux memiliki fasilitas live CD, bahkan kita bisa membuat live CD sendiri dari windows. Live CD adalah system operasi yang terinstal dalam sebuah CD jadi kita tidak perlu menginstalnya dalam Hard disk. Kita cukup booting dari CD maka kita sudah dapat menjalankan sebuah system operasi.
Untuk apa live CD Windows XP
Berikut adalah beberapa contoh kegunaan dari live CD
Sebagai sarana penyelamatan data.
Mungkin anda pernah mengalami kegagalan pada sytem operasi, dimana windows tidak lagi bisa booting dan masuk ke desktop akibat virus maupun malware. Anda ingin menginstal ulang secara full dengan menformat seluruh isi hard drive untuk memastikan bahwa instalasinya benar-benar clean atau bersih. Sedangkan data-data penting anda masih tertinggal dalam hard disk. Dengan menggunakan live CD windows anda dapat mengakses hard disk anda kemudian mengcopy data anda ke flash disk atau burn ke CD/DVD melalui aplikasi burning portable.
Untuk membasmi virus secara manual
Anda dapat menghilangkan virus secara manual dari live cd hanya dengan menghapus file start up virus yang tidak bisa anda lakukan ketika boot secara normal. Sebab kita tidak dapat menghapus file yang sedang berjalan. Disamping itu juga virus menggunakan berbagai cara agar tidak filenya tidak dihapus. Pada live CD windows menjalankan system operasi dari cd, sehingga registry dari windows yang terinfeksi tidak di jalankan.
Portabilitas
Dengan live CD tentu saja kita bisa membawa kemana-mana system operasi kita beserta aplikasi portablenya. Dan menjalankanya pada komputer yang meskipun tidak terinstal windows di dalamnya.
Cara Membuatnya
Pertama kita download terlebih dahulu aplikasi untuk membuat live CD ini yang bernama PE Builder anda dapat mendownloadnya disini jangan khawatir, tool ini gratisan
Instal dan jalankan PE Builder, di sini ada beberapa opsi yang harus di pilih.
Source : Lokasi direktori dimana anda menyimpan file setup (instalasi) windows XP anda.
Custom : Lokasi direktori dimana anda menyimpan aplikasi portable anda. Aplikasi-aplikasi portable ini sebelumnya harus anda simpan dalam sebuah direktori tertentu. Catatan : Penulis tidak menyediakan aplikasi portable ini, anda dapat mendownloadnya dari internet. Untuk sementara dikosongkan terlebih dahulu.
Output : Direktori untuk menyimpan image live CD yang akan dibuat. Sebaiknya dibiarkan apa adanya
Media Output : Pilih Burn to CD/DVD jika anda ingin langsung membuat live CDnya atau pilih Create ISO Image jika ingin meyimpan dalam bentuk ISO. Anda dapat burn nantinya menggunakan Nero atau Alkohol
cara menggunakanya
Beberapa komputer harus menseting bios terlebih dahulu agar dapat melakukan boot dari CD. Cara menseting bios sangat bervariasi tergantung dari tipe mainboard yang anda gunakan. Cara yang lazim digunakan adalah dengan menekan tombol DEL atau F2 saat komputer booting. Ubahlah boot order atau boot paling awal dari CD/DVD anda. Disamping itu juga ada komputer yang memberikan fasilitas pilihan boot dengan menekan tombol F8. Pastikan CD terdapat dalam CD Rom drive saat komputer booting. Live CD windows XP siap digunakan...`
4)INSTAL ULANG: nahh....ini adalah senjata terakhir dan senjata PALING AMPUH MELAWAN VIRUS,krn dgn di instal ulang maka komputer anda 100% Menjadi Baru lagi seperti saat prtama kali anda beli.dan anda tdk perlu kuatir dgn data data akan hilang krn dgn menggunakan langkah 1 S/d 3 Anda telah mmback up file dan data data yg anda prlukan.dan setelah instal ulang anda bisa memasukan lagi data data dan file yg anda perlukan....NAHHH!!!...AMAN DECHH KOMPUTER KITA.
*SELAMAT MENCOBA*
Langganan:
Postingan (Atom)