Senin, 09 April 2012

membuat flashdisk instaler dan live cd

 

Turorial Pembuatan Windows 7 Live Cd

Pada postingan Kali ini saya akan coba berbagi sedikit trik membuat windows 7 live cd, seperti hal’a windows live xp yg sudah dibahas pada postingan sebelumnya, disini kita akan menjalakan sistem operasi windows 7 secara live melalui cd, jadi tidak perlu instalasi.
Sedikit Perbedaan dari live xp dan live 7, live xp tidak bisa menditeksi hardisk sata/ahci, sedangkan live 7 bisa menditeksinya.
Kegunaan dari windows 7 live :
·         Sebagai sarana penyelamatan data.
mengalami kegagalan pada sytem operasi, dimana windows tidak lagi bisa booting dan masuk ke desktop akibat virus maupun malware.
·         Untuk membasmi virus secara manual
·         Portabilitas
Dengan Windows live tentu saja kita bisa membawa kemana-mana system operasi kita beserta aplikasi portablenya. Dan menjalankanya pada komputer yang meskipun tidak terinstal windows di dalamnya.

Untuk cara pembuatannya, siapkan bahan-bahan seperti dibawah ini :
  • DVD master windows 7 (bajakan / original, terserahhh dehhhhh)
  • Winbuilder  Download 867kb
  • DVD Blank (untuk ngeburning live windows nya)
  • Koneksi internet (untuk mendownload projectnya)
  • Sebungkus Rokok (masalahnya untuk membuat project nya lamaaaa bangettt, suntuk low g sambil ngeroko (^_^).
  • Kopi, teh manis atau minuman apa ke, (emang g haus gitu, ngeroko mulu)

Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.      Klik 2 kali, winbuilder.exe, yang tadi sudah di download

Setelah klik 2 kali winbuilder.exe, maka akan keluar tampilan seperti diatas, yang mengarahkan kita kepada form “download center”, silahkan pilih/cheklist project yang kita butuhkan untuk membuat windows 7 live, untuk keterangan project nya seperti dibawah ini :
Project-project WinBuilder
  • LiveXP : Berbasis nativeEx, berisi kumpulan banyak program2 yg diperuntukkan untuk keperluan 'computer repair & administration'.
  • MultiPE Leopard : Live CD/DVD yang bisa dibuat dari source2 Windows 7 atau Vista.
  • nativeEx_multiPE : Live CD/DVD / UFD yang bisa dibuat baik dari source Windows XP, Windows 2003, Vista, atau Windows 7 x86.
  • NaughtyPE : Windows XP PE boot disk yang dilengkapi dukungan untuk fitur2 sound & multimedia lainnya.
  • VistaPE CAPI : Berbasis VistaPE, VistaPE CAPI sudah disempurnakan dari project aslinya & support untuk versi WinBuilder yang lebih baru.
  • Win7PE_SE : Live CD/DVD yang bisa dibuat baik dari source2 Windows 7 atau Vista. Serupa dengan Multi 7PE.
  • BartPEcore : project yang menjalankan bartPE dari dalam WinBuilder.
  • BB-7PE : Rescue PE yang berbasis Windows 7 & menggunakan bbLean sbg shell-nya.
  • Multi 7PE : (lebih dikenal dengan Win7PE) - Live CD/DVD yg bisa dibuat baik dari source Windows 7 atau Vista.
  • NativeEx : Windows XP PE boot disk yang berukuran mini (~50Mb).
  • PicoXP : Boot disk minimalis berukuran 14 MB berbasis XP.
  • ReactOS Live CD : Berbasis OS ReactOS yang open-source.
  • UXP : Berbasis Windows XP untuk membuat CD/DVD multiboot & sudah mengikutkan LiveXP dan WinRoot didalamnya (termasuk nLite, dll).
  • VistaPE : Berbasis Wndows PE 2.0 (termasuk DVD Vista dan WAIK).
  • Win7RescuePE : Live CD/DVD yang berbasis Windows 7.

2.      Setelah menentukan project yang akan digunakan, kemudian klik tombol download yang ada di pojok kiri bawah.
3.   Sambil menunggu download project selesai, lebih baiknya nyalahkan dulu rokok yang sudah disiapkan, + minumannya..., summmpaahhh bakalan lamaaaaaa bangettttt, apalagi low koneksinya sekenceng keong (^^).
4.      Setelah project berhasil kita download, maka akan diarahkan pada form winbuilder

5.      Masukkan DVD Master Windows 7, kemudian klik tombol “Source”

·         Pada “Source Directory” arahkan pada Drive DVD Master windows 7.
·         Target Directory, biarkan saja default nya.
·         Iso File, arahkan pada Drive tempat kita akan menyimpan hasil Windows Livenya.
6.   Kemudian pilih/klik Tombol “PLAY” yang ada di pojok kanan atas form winbuilder, tunggu hingga proses selesai.


7.     Jika prosesnya pembuatan selesai, maka pada drive tempat kita menyimpan file windows live, akan ada 1 file baru yang ber extensions “.ISO”
8.      Jika seluruh proses selesai, Burninglah file yang sudah dibuat, kedalam DVD Blank, yang disiapkan.


      Jika tidak mau repot, saya sudah menyiapkan file windows 7 live yang sudah jadi, tinggal download semua part dibawah ini, setelah selesai extract mengunakan winrar, kemudian burning file tersebut kedalam DVD blank.

 

Cara membuat bootable Windows 7 via Win USB Maker

Menggunakan sowftware win usb maker
Langkah-Langkah :
1. Colokan Flashdick pada Laptop/PC
2. Buat bootable USB terlebih dahulu menggunakan aplikasi bernama Win USB Maker
3. Install terlebih dahulu aplikasinya
4. Lalu jalankan aplikasinya, apabila mempunyai master OS windows yang berformat ISO maka klik ISO Image bootable disc

5. Pilih Normal direction mode

6. Browse ISO Image
7. Cari file ISO nya dan klick lalu open

8. Pilih USB  Flasdick yang akan dijadikan bootable
9. Pilih Drive / MBR file system
10. Klick make it bootable dan tunggu sampai semua selesai


artikel ini dikutip dari:
http://jrsdroid.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-bootable-windows-7-via-win.html












Minggu, 01 April 2012

LAPTOP MURAH TAPI POWERFULL dan cara mmbuat Komputer/laptop tahan virus

HNM P022/P222
harga=Rp3.600.000
Processor
    Intel® Pentium® Processor B940 (2.0 GHz, 2M Cache)
OS
    Windows® 7 x64 (64Bit) (Optional - Not Included)
Chipset
    Intel® HM65 Express Chipset
Memory
    2x 204 pins SODIMM sockets Support for DDR3 1066/ 1333 MHz (known as PC8500/ PC10600) 2GB DDR3 Expandable memory up to 8GB, depends on 1GB/ 2GB/ 4GB SODIMM module
Graphics
    Intel® HD Graphics 3000 Integrated/ Intel® HD Graphics Integrated2 Share memory architecture up to 1,7 GB Support Microsoft® DirectX® 10
LCD
    14.0" Resolution 1366x768 wide screen (16:9) LED backlight
Storage
    1x HDD 2.5" SATA 320GB 1x DVD Burner Super Multi
Keyboard
    Winkey Isolated Flat keyboard Built in Touch pad Support multi-gesture function (w/ driver)
Audio
    High Definition Audio Support SRS (software) 1x Built-In Microphones & 2x Speakers
IO
    2x USB 2.0 Ports 1 x eSATA/USB2.0 combo 1x Headphone Jack 1x Microphone Jack 1x RJ-45 Jack for LAN 1x HDMI 1.3 output port 1x DC-In Jack 1x VGA Port
Slots
    6-in-1 Card Reader 1x Half MiniCard for WLAN
Communication
    Half MiniCard Wireless LAN 802.11 b/g/n+Bluetooth 3.0+EDR Combo Gigabit Ethernet (10/ 100/ 1000 Mb)
Camera
    1.3 MP Video Camera Module
Power
    Full Range 65 Watt AC Adapter Available in : 6 cells, 11.1V/4400mAh ~ --Wh (Standby Time : 417 Min & Work Time : 70 Min)*
Security
    Kensington® Lock
BIOS
    Phoenix Technology
Dimension
    345mm(W) x 248mm(D) x 24.8mm~31.9mm(H)(w/ODD) (w/o rubber foot) Under 2.282kg w/ 6 cell battery (w/ODD, HDD, RAM, CPU)


MNA P325
harga=Rp3.125.000
Processor
    Intel® Pentium® Processor T4500 (2.30 GHz, 1M Cache, 800 MHz FSB)
OS
   

Win7, Vista, XP & Linux (Optional - Not Included)
Chipset
    SiS M672DX + SiS968 Chipset
Memory
    2x 200 Pin SO-DIMM Socket
Support DDR2 - 533/667/800 MHz (Known As PC4200/PC5300/PC6400)
Memory 2GB Expandable up to 4GB (1024/ 2048 MB DDR2 Module)
Graphics
    ATI Mobility Radeon HD 4500 Series (GPU Code = M92-S2) Memory 512 MB/ DDR2/ 64Bit / 8.0Gb/s Bus Interface PCIe 2.0 x16 @ x8
GPU Clock/ Memory = 500MHz/ 500Mhz
Support Microsoft® DirectX® 10.1
LCD
    14.0" 16:9 HD (1366 x 768) TFT LCD
Storage
    1x HDD 2.5" SATA 250GB
1x DVD Writer Dual Drive SATA
Keyboard
    Winkey Keyboard
Built-in Touch Pad (Scroll Functionally Included)
Audio
    High Definition Audio (HDA)
3D Stereo Enhanced Sound System
Built-in Microphone & 2x Speakers
IO
    3x USB 2.0 Ports
1x External CRT
1x Headphone Jack
1x Microphone Jack
1x RJ-45 Jack for LAN
1x DC-In Jack
Slots
    4 in 1 Card Reader Support (MMC/ SD/ MS/ MS Pro)
1x Mini-Card Slot (Support USB Interface)
Communication
    802.11 b/g Wireless LAN MiniCard Module with USB Interface
Fast Ethernet (10/ 100 Mbps) Interface
Internal Microphone
Camera
    1.3 MP Video Camera Module with USB
Power
    Full Range 65Watt AC Adapter
6 Cells Smart Battery Li-on
10.8V/4400mAh ~ 47.52(Removable)
Standby Time : 151 Min* & Work Time : 93 Min*

* tested using Battery Eater Reader and Classic Test with Windows 7 Home Premium and Power
Security
    Kensington® Lock
BIOS
    Phoenix Bios Technology
Dimension
    342(W) x 299(D) x 33.5~39.5(H)mm 2 kg With 4 Cell Battery & ODD


Membuat komputer tahan virus
Bicara soal komputr/laptop dan turunannya maka tdk lepas dari soal Virus.krn tdk ada satupun system operasi komptr(windows,linux jg lainya)yg 100% kebal dari virus.Nahh...untuk mmbuat komptr yg Tahan dari serangan virus maka secara prinsip komputer hrs kita isolasi krn biasanya virus menyerang/menular melalui program program yg kita jalankn ato aplikasi aplikasi yg kita Instal.dgn di isolasi maka OS ato komputer tdk berhubungan secara langsung dgn program ato aplikasi yg kita jalankan.sehinga 0S tdk trcemar N trjangkiti virus
Ada bbrapa cara untuk mengisolasi  komputer kita:
1)Dan langkah pertama untuk mengisolasi komputer kita dari serangan virus adalah dgn menonaktifkan fitur AUTO RUN ato AUTO PLAY :krn sehebat apapun anti virus dan pertahanan komputer yg kita miliki,bila kedua fitur tsb masih aktif maka tdk ada manfaatnya,krn autoplay ibaratnya adalah jalan pintas untuk masuk keruang utama,jdi bisa anda bayangkan sendiri akibatnya bila ada orang yg bisa memanfaatkan hal tsbt.
untuk memahami bagaimana cara menonaktifkan auto play klik link dibawah ini:
Menonaktifkan Autoplay pada Windows XP
May 27, 2010 by FastNCheap Under Tips & Trik - 31 Comments  
Memang benar, sekarang windows 7 merupakan windows terbaru keluaran raksasa perusahaan software microsoft yang saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan promosi kepada dunia tentang kelebihan windows 7 dibanding dengan windows versi sebelumnya. Tapi tidak dapat dipungkiri pengguna Windows XP masih merupakan penyumbang terbesar penggunaan operating system di Indonesia (bahkan di dunia) saat ini.
Ada banyak sekali fitur dari windows XP yang dapat kita manfaatkan untuk memudahkan kita dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari baik di rumah maupun di kantor. Salahsatu fasilitas yang dapat kita manfaatkan adalah fasilitas autoplay pada saat kita memasukkan CD, flash disk atau media peyimpanan lain ke komputer atau notebook yang kita miliki. Dengan fasilitas ini kita dapat memilih aplikasi/program apa yang akan kita gunakan CD yang baru saja kita masukkan. Tetapi, pada saat yang lain mungkin fasilitas autoplay ini malah mengganggu karena sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkannya.
Anda bisa saja menonaktifkan fasilitas ini apabila tidak menginginkannya karena mungkin fasilitas autoplay ini sangat mengganggu anda disetiap anda menggunakan PC atau notebook. Untuk menonaktifkannya, ikuti petunjuk berikut ini :
  • Klik tombol Start, kemudian klik Run.
  • Ketik gpedit.msc kemudian klik OK atau tekan tombol Enter pada keyboard.
  • Setelah Group Policy keluar, pilih Administrative Templates, kemudian pilih System pada bagian kiri.

  • Klik dua kali Turn Off Autoplay pada sebelah kanan jendela Group Policy.

  • Beri tanda pada Enable, kemudian pilih drive yang ingin anda nonaktifkan fasilitas Autoplay-nya. Klik All drives untuk mematikan fasilitas Autoplay pada semua drive di PC atau notebook anda.

  • Akhiri dengan menekan tombol OK.
Sekarang fasilitas Autoplay telah anda nonaktifkan. Coba buktikan pengaturan yang telah anda lakukan tadi dengan cara memasukkan CD atau media lain yang fasilitas auoplay-nya telah anda nonaktifkan.
Apabila anda ingin kembali mengaktifkannya, coba ulangi langkah-langkah di atas dan rubah setting Enable menjadi Disable atau Not Configured.
Selamat mencoba dan perbaharui terus pengetahuan anda tentang dunia komputer dan teknologi dengan mengkuti update blog ini Menonaktifkan Autoplay pada Windows XP Image

Disable AutoPlay AutoRun di Windows 7
Sep 25, 2010 by Fikri Under Tips & Trik - 23 Comments  
Pada artikel terdahulu, kami pernah membahas bagaimana Cara Menonaktifkan Auto Play di Windows XP, kali ini kami coba memberikan tutorial bagaiamana menonaktifkan fitur AutoPlay di Windows 7.
Bagi anda yang belum tahu apa itu AutoPlay (istilah lainnya adalah AutoRun), adalah sebuah window yang akan keluar ketika anda menghubungkan sebuah media penyimpanan portable sepeti Flash Disk, Memory Card, Card Reader, Hardisk Eksternal ke komputer atau notebook. Hal ini juga berlaku ketika anda memasukkan kepingan CD atau DVD ke CD Rom atau DVD Rom drive.
Fitur AutoPlay pada windows memang akan memudahkan anda saat membuka isi dari Flash Disk atau CD yang baru anda miliki. Tetapi, ada kalanya fasilitas ini malah mengganggu kenyamanan anda saat berinteraksi dengan komputer. Jika anda ingin menonaktifkan fitur tersebut pada Windows 7, ikuti petunjuk singkat berikut ini.
Cara Pertama.
  • Buka Control Panel.
  • Cari dan klik Hardware and Sound dan kemudian klik AutoPlay.

  • Jika ingin menonkatikan, hilangkan tanda “Check Box” pada bagian Use AutoPlay for All Devices dan klik Save.
  • Jika ingin mengaktifkan kembali Autoplay, beri tanda “Check Box” pada Use Use AutoPlay for All Devices dan klik Save.
Sangat mudah bukan? Jika ingin lebih mendalami bagaimana trik ini bekerja, anda bisa mencoba cara kedua. Pada cara pertama ini, anda juga bisa memilih satu persatu device mana yang ingin diaktifkan fitur AutoPlay-nya dan device mana yang ingin dinonaktifkan.
Cara Kedua.
  • Klik tombol Start.
  • Pada bagian “Search Box”, ketik gpedit.msc kemudian tekan tombol enter.
  • Cari bagian Computer Configurations, Administrative Templates, Windows Components, AutoPlay Policies dan terakhir Turn Off AutoPlay.
    Untuk menonaktifkan AutoPlay, beri tanda Enable kemudian klik tombol OK atau Apply.
  • Untuk mengaktifkan kembali, klik tombol Disable dan klik tombol OK.
Memang benar, kedua cara diatas berbeda langkah-langkahnya, tetapi intinya kedua langkah di atas mempunyai fungsi yang sama, yaitu menonaktifkan dan mengaktifkan kembali fitur Auto Run pada operating system Windows 7.

2) Jgn menghubungkan komptr dgn atopun mencolokan Flashdisk dan USB ke komptr: jgn menjalankan CD/DVD di komptr.....hehehe'sebuah pilihan yg sangat sulit dan hampir tdk mungkin dilakukan.okay.....okay....klo memang anda tdk bisa dgn cara yg no 2(dua)  silahkan pilih dgn cara yg no 4(empat) dan 5(lima).sedangkan dgn cara nomor 3(tiga) cukup anda baca dan anda kenali saja tapi klopun tetep ingin mengunakan dgn no 3(tiga) silahkan saja......biar lebih kuat kaleeeee.........

3)Dengan menggunakan aplikasi DEEP FREZEE dan sejenisnya:
tpi brdasrkn pengalaman saat mengutak atik komputer diwarnet yg kebanyakan telah di instal DEEP FREZZE ternyata virus masih bisa aktif di komputr krn baik DEEP FREZEE maupun Virus brjlan pada OS yg sama,selain itu virus varian baru sdh dirancang untuk menyerang dan memanipulasi pd system KERNEL .dan SYSTEM REGESTRY, yg merupakan otak dan System saraf pd sebuah OS,bayangkan sebuah tentara yg hebat sekelas Rambo atopun Unisol kemudian brhasil kita HIPNOTIS(krn system otak&Saraf sdh lumpuh) maka dgn mudah mrka kita kendalikn.jdi DEEP FREZEE tdk banyak mmbantu pada tahap ini.
4)Dgn menggunakan SANDBOX:
bila kita menggunakan sandbox maka yg kita isolasi adlah program/aplikasi yg kita instal pd komputr,hal ini sprti sebuah ruang tamu pada rumah kita,jadi tamu tdk bisa masuk keruang utama dari rumah kita,demikian juga dgn SANDBOX  menyediakan sebuah ruangan khusus pada komputer kita untuk menjalankan brbagai macam aplikasi dan program sehingga program trsebut tdk berhubungan langsung operating system ato windows.perbedaan dgn SANDBOX & DEEP FREZEE adalah bila DEEP FREZEE mengisolasi system operasi/windows pada  komputer sedangkan SANDBOX mengisolasi program  dan aplikasi yg kita jalankan pada komputer.untuk mengenal lebih dlam  ttg SANDBOX silahkan klik link dibawah ini:                                                                                                 
http://farindiya.wordpress.com/2010/07/06/mengenal-aplikasi-sandbox/

5)VIRTUAL BOX/VIRTUAL MACHINE WARE:
ini adalah program isolasi yg paling saya andalkan yaitu VIRTUAL BOX/VIRTUAL MACHINE.
dengan virtual machine kita membuat sebuah ruangan khusus yang 100% mirip dgn  operating system yang kita jalankan,jdi dalam komputer kita trdapat dua OS yaitu satu sbgi komputer utama dan yg kedua adlah komputr virtual yg kita gunakan untuk menjalan berbagai program ato aplikasi yg kita jalankan.Inti dari virtual PC ini adalah, kita menjalankan virtual operating system di dalam system operasi yang sedang kita jalankan sekarang. SO yang dijalankan bisa Linux atau Windows. Kita bisa melakukan apa saja di dalam virtual PC seperti kita sedang menjalankan komputer sekarang. Semua perubahan yang dilakukan di dalam virtual PC tidak akan mempengaruhi system komputer kita. 

I. Langkah - langkah seting VMware:
1. Dianggap VMware udah di Instal di PC anda.
2. Buka VMware

3. Klik New Virtual Machine
4. Muncul menu New Virtual Machine Wizard.
5. Klik next pilih typical
6. Klik next disini kita ambil contoh kita mau instal windows Xp maka pada menu ini kita pilih microsoft windows.
7. klik next disini anda bisa memberi nama virtual machine nya jika gak mau repot klik next aja.
8. Klik next akan muncul menu network conection pilih aja use briged networking
9. Klik next muncul menu disk capasity dimana anda bisa mesting kebutuhan disk yang di perlukan.
10. Klik Finish. kemudian close. Seting tahap awal selesai.
1. Asumsi tahap I sukses kita lakukan.
2. Siap cd xp ato file win xp dalam bentuk iso.
3.Kita lnjutkan tahap I.
4. klik 2x di bagian cd rom maka muncul menu cd rom

5. Pada menu cd rom kita tentukan win yang mau di intal di di letakan di mana. Jika di cdrom maka kita pilih use physical drive. Jika winya dalam bentuk iso dan di letkan di HD, maka kita pilih use iso image. Terus pencet OK
   Dalam contoh ini saya gunakan file win iso.

6. Karena pc saya gak ada flopynya maka pada menu flopy kita off kang dengan cara. klik 2 x flopy terus connect at power on kita hlangkan centangnya. Terus pencet ok.
7. Ok proses instalsi bisa kita mulai dengan pencet tombol start. muncul box klik ok aja.
8. Maka proses instalasi di mulai................ikuti langkah-langkahnya seperti instal windows biasa. oh ya untuk keluar dari menu VMware pencet ctrl + alt bersamaan. karena apa bila kita aktifkam VMware maka fungsi mose dan sebaginya di ambil VMware.
NB: jika ingin memperbesar virtual box/Vm ware
1.klik kanan pada layar desktop
2.klik properties
3.pilih setiing
4.pilih resolusi

Nahhhh.....Jadi aman komputer /laptop kita jika mau install software, tes networking, bahkan menjalankan virus saja tidak apa-apa. Semua tidak akan berpengaruh kepada sistem operasi yang kita pakai sekarang. untuk mengenal dan memahani ttg virtual machine silahkan klik link dibawah ini:
 http://www.itv-gear.com/virtual mengenal dan memahani ttg virtual machine
silahkan klik link dibawah ini:box-menjalankan-sistem-operasi-dalam-sistem-operasi.html
http://www.agusbagus.com/free-online/antivirus-paling-bagus.html


Nah bila anda sdh paham maka komputer anda untuk sementara aman dari virus...hehehehe

 

Rabu, 07 Maret 2012

cara mengganti IP/TCP dan DNS

DNS (Domain Name System) ialah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer.
Fungsi DNS di Internet adalah untuk mengerjakan pengalamatan dan penjaluran (routing), sehingga saat kita mengetikkan misal : www.google.com maka DNS server akan mencarikan alamat IP address dari host yang bersangkutan.
Alamat DNS yang disediakan oleh provider ISP seringkali kinerjanya lebih lambat bila dibandingkan DNS server milik Google dan OpenDNS. (Definisi lambat disini adalah saat pencarian (lookup) alamat website di internet)
Maka untuk mengatasi masalah diatas kita perlu mengganti setting default DNS Server ISP dengan alamat DNS Server lain seperti Google Public DNS ataupun OpenDNS.

Berikut cara merubah setting DNS server di Windows 7 dan Windows XP

Untuk mengubah Setting DNS di Windows 7

  • Masuk ke Control Panel | Network and Internet | Network Connections
Gambar Control Panel di Windows 7
  • Akan muncul daftar network adapter yang terinstall di komputer anda.
    Pengguna internet di rumah dan kantor biasanya harus merubah setting Local Area Connection sedangkan pengguna Laptop/Notebook/Modem 3G akan menggunakan Wireless Network Connection.
  • Klik kanan Local Area Connection atau Wireless Network Connection dan pilih Properties.
Setting DNS Server di Windows 7
  • Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik tombol properties
Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) Properties
  • Isi kotak isian “Use the following DNS server Addresses”:
    (Infoteknologi.com mengisinya dengan DNS dari Google, untuk DNS lain lihat di bagian akhir artikel)
Preferred DNS server: 8.8.8.8
Alternate DNS server: 8.8.4.4
  • Tekan Tombol OK untuk menyimpan pengaturan DNS.

Untuk merubah Setting DNS Server di Windows XP

  • Masuk ke  Control Panel | Network Connections
  • Klik kanan Adapter (Local Area Connection atau Wireless Network) lalu pilih Properties
Setting DNS di Windows XP
  • Pilih Internet Protocol (TCP/IP) klik tombol Properties, lalu pada “Use the following DNS server Addresses” isikan Preferred dan Alternate DNS server dengan DNS Server Google atau OpenDNS.
  • Simpan setting DNS dengan menekan tombol OK

Ada bermacam-macam DNS Server yang umum digunakan dan terbukti kecepatan dan keamanannya, berikut daftarnya:

DNS Google (Google Public DNS) :
  • 8.8.8.8
  • 8.8.4.4
OpenDNS :
  • 208.67.222.222
  • 208.67.220.220
  • 208.67.222.220
  • 208.67.220.222
DNS Nawala:
  • 180.131.144.144
  • 180.131.145.145
Norton DNS:
  • 198.153.192.1
  • 198.153.194.1

Cara mudah mengganti DNS dengan DNS jumper




Sudah banyak sekali blog yang membahas bagaimana mempercepat internet dengan mengganti dns komputer atau laptop anda.Tetapi merubah dengan cara manual kadang membingungkan dan membuat kita jengkel.Tetapi sekarang dengan adanya software bernama DNS Jumper anda tidak perlu bingung menggantinya,dengan beberapa sentuhan DNS anda akan berubah.Anda pun bisa memilih DNS yang telah di sediakan atau menggunakan search dns guna mencara dns yang paling cocok untuk daerah anda.


Pengertian DNS (domain name system) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet (wikipedia bahasa indonesia). Fungsinya adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address. Adakalanya DNS bawaan dari provider (ISP) yang kita pakai adalah penyebab mengapa koneksi internet kita lelet/lemot. Ini bisa akibat Server sibuk, jaringan padat atau mungkin server tidak stabil. Dan imbasnya tentu saja browsing jadi sangat lambat atau tak bisa mengakses beberapa situs. Solusinya tentu saja mengganti dengan DNS dari pihak ketiga (third party). Ada banyak pilihan yang dapat kita gunakan secara gratis, diantaranya adalah open DNS, Google public DNS, dan DNS Nawala.


Remove adware Atau Clear Cache DNS

Reaksi: 
Bila diantara sobat kompinya diserang adware atau spayware yang biasanya terjadi kala kita menggunakan applikasi browsing,sebenarnya caramenghilangkannya sederhana sekali, yaitu dengan meng-Clear DNS Cache.

Ternyata hijacker kita ini tidak menyimpan filenya di komputer, namun menyerang DNS yang digunakan, maka cara sederhana untuk mengatasinya adalah dengan menghapus Cache DNS nya.

Clear DNS Cache pada Windows XP :

* Klik Start
* Kemudian klik Run.
* Lalu ketik cmd , lalu klik OK
* Setelah keluar command prompt, ketik ipconfig/flushdns
* Klik Enter.
* Jika sukses, akan keluar tulisan “Succesfully Flushed the DNS Resolver Cache”.
* Selesai.






clear dns cache

Sekarang coba buka kembali website yang apabila dikunjungi sebelumnya mengeluarkan adware , seharusnya sih sudah hilang.


Namun, terkadang ketika melakukan Clear DNS Cache ada yang tidak berhasil, dan keluar tulisan


Could not flush the DNS Resolver Cache: Function Failed During Execution.

Jika ini terjadi, lakukan langkah berikut :

* Klik Start
* Kemudian klik Run.
* Lalu ketik services.msc , lalu klik OK
* Double klik pada DNS Client.
* Pada startup type, pilih Automatic.
* Klik tombol start, kemudian klik tombol Apply.
* Klik tombol OK.

Setelah itu, lakukan lagi langkah Clear DNS Cache seperti diatas, hingga keluar tulisan “Succesfully Flushed the DNS Resolver Cache”.

Semoga Berhasil